20 September 2013, The Power of Problem (?)

16748994-elements-speech-bubbles-make-in-man-think-concept-illustrationSemalem gue diskusi sama bang sidiq, CTO Nusantara Beta Studio. Gue banyak bertanya tentang ilmu komunikasi dan jujur gue sangat appreciate sama beliau, dari mulai skill technical sampai yang non-technical seperti skill dalam berkomunikasi, khususnya public speaking.

gue sadar kalo gue emang masih belum bisa menguasai diri saat tampil di depan orang banyak, belum kece dalam mengangkat tema yang menarik, bahkan masih saja terkadang mengalami demam panggung dan gangguan kejiwaan akut #yah

Tanpa banyak ba-bi-bu lagi,  inilah hasil sharing semalem, ada 2 point yang gue dapet hari ini dari beliau adalah :

“Sering-sering berbicara depan umum, dha”

“mulai dari key problem

hmm, kalo gue flashback lagi, gue ini tergolong agak, atau mungkin jarang, amat jarang, tampil di depan orang banyak. Yang paling sering ialah bercanda (level 1), berguyon (level 2) , berkelakar (level 3), bersarkasme (level 4) dengan akhina (semi) tampan, yang engga perlu disebut namanya, yakni Latief beserta kawan2nya, sekumpulan kaum hampa berkaki banyak. #astaga

ini berarti PR besar gue, setelah skripsi, yang menjadi perhatian gue, ialah Public Speaking.

Nah, satu lagi yang engga kalah menarik : gue  seperti diingatkan kembali untuk membuat mapping ketika berbicara, bahkan saat berpikir, yakni memulai semuanya dari  : MASALAH.

Ya, dari MASALAH kita bisa menarik banyak cabang, mulai dari FAKTA riset di lapangan sampai REALITA di masyarakat  tentang MASALAH yang kita akan selesaikan.

Setelah itu kita akan berpikir : bagaimana sih cara gue memecahkan MASALAH tersebut ?

Oke, disini saatnya switch ke otak kiri, yakni otak analisis rasionalistis, bagaimana berpikir dengan orientasi SOLUSI. Setiap MASALAH pasti diharapkan SOLUSInya kan ya ? Kalau dalam bahasa skripsi, ini dinamakan “Metode Penelitian

ini sebetulnya konsep umum yang bisa dipake dalam semua bidang, dari public speaking, paper ilmiah, sampai dalam pola berpikir sehari-hari.

Jadi, mulai pagi ini kita bisa coba BERBICARA dan BERPIKIR dengan cara baru, membiasakan diri untuk memulai dari MASALAH, setelah itu berpikir dengan orientasi “How to Solve?”.

Well, saatnya KERJA KERJA KERJA😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s